Sebagai lembaga naungan alumni dengan bidang keahlian yang erat dengan perbaikan lingkungan, IATL tentu memiliki kekhawatiran terhadap penurunan fungsi ekosistem dan kerusakan alam. Dalam rangka Ulang Tahun TL ITB yang ke-60 tahun, IATL ITB ingin memberikan kontribusi bakti lingkungan berupa Aksi Lingkungan: Penanaman 1000 Pohon. Kegiatan ini dilakukan salah satu lahan kritis Jawa Barat, yaitu Kampung Bunikasih, Desa Cupunegara, Kec. Cisalak, Kabupaten Subang pada tanggal 29 Oktober 2022.
Kampung Bunikasih adalah salah satu lokasi krusial dalam upaya penjagaan kawasan DAS Cipunagara karena lokasinya yang berada di hulu sungai. Sedangkan di bagian hilirnya akan dibangun Bendungan Sadawarna yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional di bidang Sumber Daya Air. Bendungan ini nantinya akan mensuplai irigasi seluas 4.500 hektare di Kabupaten Subang dan Indramayu. Hal inilah yang membuat kampung Bunikasih menjadi lokasi yang sangat penting untuk dijaga siklus airnya. Selama ini kampung Bunikasih juga kerap mengalami bencana alam seperti longsor, yang salah satu penyebabnya adalah semakin banyak lahan kritis akibat deforestasi.
Penyelenggara aksi ini diketuai oleh Teh Widiyarti TL 2002. Pada perencanaan dan eksekusinya, IATL berkolaborasi dengan beberapa pihak, diantaranya adalah Yayasan Insan negeri Nusantara (INARA) sebagai pengelola lokasi kegiatan, serta 2 himpunan yaitu HMTL dan KMIL sebagai perancang kegiatan dan eksekutor penanaman.
Kegiatan ini dihadiri oleh 92 peserta yang terdiri dari alumni, mahasiswa TL dan RIL, KMPA, perkumpulan KMPA dan Dinas Kehutanan Jawa Barat. Sesampainya peserta di lapang kampung Bunikasih, peserta menyantap hidangan makanan ringan serta welcome drink berupa wedang nira yang merupakan minuman khas desa. Setelah itu dilakukan pembukaan acara oleh MC dengan rincian mata acara berupa pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyebutan sponsorship, dan sambutan. Kemudian dilakukan mobilisasi ke lokasi penanaman untuk melaksanakan kegiatan Utama
Penanaman Pohon
Terdapat 5 jenis bibit yang terdiri dari bibit pohon buah dan pohon kayu. Penanaman bibit pohon kayu seperti beringin, trembesi, mahoni, dan pinus dimaksudkan untuk konservasi lahan, memperkuat struktur tanah agar tidak terjadi longsoran dan untuk meningkatkan resapan air hujan. Sedangkan penanaman bibit pohon buah ditujukan untuk dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai komoditas perdagangan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Penanaman pohon buah penting dilakukan karena dalam meraih keberlanjutan lingkungan perlu adanya komunitas masyarakat yang mendukung. Oleh sebab itu, adanya penanaman pohon buah dilakukan agar masyarakat setempat sejahtera dan dapat menjaga pohon yang ditanam maupun lingkungan sekitar.
Penanaman pohon dilakukan di 4 titik, yaitu blok 1, blok 2, blok 3, blok A, dan lereng sepanjang jalan.
Total bibit yang tertanam pada kegiatan Aksi Lingkungan sebanyak 785 pohon. Bibit pohon beringin dan trembesi tidak ditanam saat hari H penanaman karena lokasinya yang cukup jauh dari lokasi penanaman lainnya. Sisa pohon yang belum tertanam saat kegiatan akan ditanam oleh warga Bunikasih.
Setelah dilakukan penanaman pohon, seluruh peserta menandatangani banner komitmen sebagai simbol setiap peserta yang terlibat merumuskan tanggung jawab diri untuk dapat menjaga lingkungan secara sungguh-sungguh.
Secara keseluruhan, kegiatan Aksi Lingkungan berjalan dengan sangat baik, para peserta terlihat antusias dan senang mengikuti kegiatan ini. Alur kegiatan sudah direncanakan dan dieksekusi dengan baik. Terlihat dari form refleksi kegiatan, terdapat 83,3% peserta puas dengan kegiatan ini. Selain itu, panitia bisa menangani hal-hal dan membuat keputusan secara cepat pada banyak kejadian yang berada di luar ekspektasi.
IATL ITB telah sukses menyelenggarakan Aksi Lingkungan pertamanya, evaluasi dan masukan tersebut harapannya dapat menjadi pembelajaran berharga bagi penyelenggaraan kegiatan aksi lingkungan tahun kedepannya. IATL berterima kasih kepada seluruh panitia Aksi Lingkungan, pihak kolaboran yaitu Yayasan Inara, HMTL, KMIL, KMPA, dan Dinas Kehutanan Jawa Barat; Pihak sponsor yaitu PT. Astra International Tbk, Wakaf Salman, dan BPDAS Cimanuk Citanduy yang memberikan bibit pohon; dan pihak sponsor golf:
- PT Pertamina Patra Niaga
- PT Maratama Cipta Mandiri
- PT Raya Konsul
- PT Puri Dimensi
- PT Synergy RISK Management Consultants
- PT Timah
- Schlumberger Indonesia
- PT Pertamina Geothermal Energy
- PT Ragam Teknik Namora
- PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia